“Teknologi Terbaru Telah Ada di Indonesia”

Perkembangan teknologi telah dikenal oleh manusia mulai dari masa pra-sejarah hingga abad ke-21 saat ini. Dimulai dari hal yang sederhana seperti perkembangan bahasa, pembuatan alat-alat perkakas dari batu, hingga mencapai teknologi yang jauh lebih rumit. Berkembangnya suatu teknologi dilihat dari kebutuhan manusia itu sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi merupakan faktor utama dari perkembangan peradaban manusia.

Pada saat ini, abad ke-21 juga dikenal dengan abad digital karena telah banyak keberhasilan teknologi dalam berbagai bidang. Berdasarkan kutipan wikipedia, bidang yang meliputi yaitu bidang eksplorasi antariksa, bidang fisika, bidang medis, dan bidang teknologi informasi. Perkembangan yang paling pesat terjadi pada bidang teknologi informasi, dimana informasi dari seluruh dunia bisa diakses hanya dalam hitungan detik. Informasi tersebut didapat dengan menggunakan laptop, komputer, maupun telepon genggam yang tersambung dengan internet dan jaringan seluler.

Perkembangan teknologi jaringan seluler di seluruh dunia dimulai dari 1G, 2G, 3G, 4G, dan bahkan ada yang terbaru yaitu 5G. Operator global mulai meluncurkan teknologi jaringan 5G sejak awal 2019, dan telah digunakan lebih dari 60 negara dan akan terus bertambah. Belum begitu banyak yang tahu bahwa teknologi terbaru ini telah ada di Indonesia. Teknologi jaringan 5G ini diluncurkan di Indonesia pada tanggal 27 Mei 2021. Awal kedatangan teknologi jaringan 5G disambut baik oleh masyarakat pengguna smartphone. Operator pertama di Indonesia yang mendukung layanan ini adalah Telkomsel, dengan jaringan frekuensi 2,3 GHz. Untuk sementara, teknologi jaringan 5G hanya bisa diakses di beberapa daerah saja, seperti Kelapa Gading dan Pantai Indah Kapuk di Jakarta Utara, Pondok Indah dan Widya Chandra di Jakarta Selatan, serta di Bumi Serpong Damai dan Alam Sutera di Tangerang Selatan.

Di era globalisasi ini, kebutuhan terhadap konektivitas semakin tinggi, ditambah dengan situasi pandemi yang semakin meningkat di Indonesia membuat kebanyakan orang harus melakukan Work From Home. Bahkan anak sekolah pun mau tidak mau harus sekolah secara daring(dalam jaringan). Hal ini semakin membuat semua orang tidak bisa lepas dari koneksi internet untuk melanjutkan kegiatannya. Teknologi jaringan 5G memiliki kecepatan konektivitas 10 kali daripada jaringan 4G. Bisa dikatakan bahwa teknologi jaringan 5G lebih efisien karena waktu tempuh akses yang lebih singkat dapat menghemat waktu dan transfer datanya juga lebih stabil.

Pemanfaatan teknologi jaringan 5G dapat membantu pemerintah mendorong industri dalam negeri. Menurut informasi yang didapat dari laman Kominfo, Dirjen Ilmet menyatakan teknologi jaringan 5G memiliki konektivitas kecepatan tinggi, latensi yang rendah, cakupan yang luas untuk dioptimalkan dalam penerapan industri 4.0. Teknologi jaringan 5G juga membuat penggunanya dapat mengontrol lebih banyak perangkat secara remote dan juga bisa membuka lebih banyak peluang bisnis bagi masyarakat Indonesia. Terutama untuk sebagian masyarakat yang mempunyai usaha online shop, karena hal yang utama mereka butuhkan adalah terhubung dengan internet.

Selain bertujuan membuka peluang untuk perekonomian masyarakat Indonesia, pemerintah juga membangun infrastruktur digital dengan teknologi jaringan 5G termasuk salah satu diantaranya untuk mempercepat transformasi digital. Dikutip dari Kominfo, dalam upaya percepatan transformasi digital, pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan program Gerakan Literasi Digital. Inovasi digital ini terus berjalan paralel seiring hadir dan berkembangnya layanan 5G di Indonesia. Pemerintah juga berharap dapat menjadikan bangsa Indonesia lebih maju dalam bidang teknologi dengan memanfaatkan kelebihan-kelebihan yang ada pada teknologi jaringan 5G.

Namun dibalik banyaknya kelebihan yang disajikan pada teknologi jaringan 5G, pasti masih ada kekurangan. Khususnya untuk wilayah negara Indonesia daerah jangkauannya masih terbatas. Kerena bandwidth yang digunakan semakin meningkat, teknologi jaringan 5G tidak bisa menjangkau wilayah seluas jaringan 4G. Menurut beberapa riset yang dilakukan University of Lorraine dan University of Dundee mengatakan bahwa teknologi jaringan 5G akan memiliki masalah dari segi keamanan, karena fitur yang memudahkan transfer data berkualitas tinggi bisa membuka peluang bagi para penyerang untuk hadir dalam sistem.

Sebagai teknologi terbaru tentunya teknologi jaringan 5G akan terus disempurnakan dari kekurangannya. Pemimpin industri dan pemerintah sudah semestinya bekerja sama dalam upaya menjadikan teknologi jaringan 5G yang nyaman dan aman untuk digunakan. Dengan semakin banyaknya pengguna dan operator yang berinvestasi dalam pengadaan jaringan 5G, seluruh wilayah Indonesia nantinya dapat menikmati teknologi ini. Mari sambut teknologi baru dengan harapan-harapan baru yang akan melahirkan kemungkinan baru yang lebih baik untuk negara Indonesia.

Sumber

admin sanda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *