Dunia Usaha Digandrungi Sebagian Besar Kamum Milenial Saat ini

Menggeluti dunia usaha tengah digandrungi sebagian besar kaum milenial saat ini. Mulai dari berjualan, bertani hingga beternak menjadi pilihan menjanjikan untuk bisa mendapat cuan.

Hal itu juga yang dilakukan Asep Hamdan, pria 22 tahun di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Di usianya yang terbilang masih sangat muda, Asep sudah mulai merintis usaha dengan beternak ayam ras atau ayam petelur.

Peternakan ayam petelur milik Asep yang berada di Desa Kulur, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka ini baru dirintis pada bulan Mei 2021 lalu. Namun meski baru dirintis, Asep kini telah memiliki 500 ekor ayam petelur.

“Alhamdulillah ada 500 ekor sekarang, tiap harinya panen kurang lebihnya 20 kilogram telur,” kata Asep saat berbincang dengan detikcom.

Asep menceritakan awal dirinya mulai menggeluti usaha peternakan ayam. Saat itu Ia mengaku hanya iseng untuk beternak ayam petelur dengan jumlah yang tidak begitu banyak. Selain untuk mengisi waktu luang sembari menjalani aktivitasnya sebagai seorang mahasiswa, telur yang dihasilkan saat itu juga tidak Asep jual ke distributor, melainkan dijual di warung orang tuanya.

Asep sendiri masih tercatat sebagai seorang mahasiswa Teknik Sipil semester delapan di Universitas Gunung Jati (Unswagati) Kota Cirebon. “Awalnya iseng, bikin kandang terus beli ayam sedikit. Telur hasil panen dijual di warung ibu. Baru pas ada modal saya perlebar kandangnya, beli ayam lagi sampai sekarang ini ada 500 ekor,” ujar Asep.

Kini Asep telah memiliki 500 ekor ayam petelur. Dalam sehari, Ia bisa memperoleh 20 kilogram telur yang siap dijual ke distributor. Semua kegiatan seperti memberi makan, memanen dan membersihkan kandang Asep lakukan sendiri dibantu seorang pegawainya.

Asep tidak pernah menyangka Ia kini menjadi seorang pengusaha ternak ayam yang sudah menjual telur ke sejumlah distributor dan pedagang pasar. Ia mengaku, hasil jerih payahnya tersebut digunakan untuk membayar sisa biaya kuliah. Asep bermimpi usaha peternakan ayamnya itu bisa terus berkembang dan mampu mempekerjakan banyak karyawan lainnya.

“Alhamdulillah bersyukur sekali bisa seperti sekarang. Walaupun belum seberapa tapi hasil dari usaha ini bisa buat bayar kuliah, jadi ga minta ke orang tua lagi buat bayar kuliah,” tutup Asep.

Sumber

admin sanda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *