Dear Mahasiswa: Perhatikan Hal Tersebut, Jangan Sampai Dapat Omelan Dari Dosen

Setiap mengirim pesan, baik ke dosen, guru, perusahaan, kolega, atasan dan lainnya, semua ada etikanya loh! Saat kamu mengirim pesan dengan memperhatikan aturan dan waktu mengirim pesan, akan menunjukkan kalau kamu merupakan seorang yang sopan dan profesional. Kamu juga pasti akan mendapat balasan dan kesan yang baik dari lawan pengirim pesan kamu, apalagi dosen/ guru kamu. Berikut beberapa etika megirim pesan ke Dosen agar tidak diomelin:

  1. Jangan mengirim pesan di luar jam kerja

Jam operasional kerja pada umumnya adalah jam 09.00-17.00 atau yang sering disebut dengan istilah 9 to 5. Di luar jam ini, banyak orang memutuskan untuk istirahat, di perjalanan, atau sekedar menjauhkan gadget karena sudah lelah bekerja. Lebih baik chat dosen kamu saat jam kerja ya!

  1. Awali dengan salam

Salam dapat berupa ‘Assalamualaikum’ bagi yang muslim, atau kamu juga bisa katakan ‘Selamat Pagi/ Siang/ Sore’. Usahakan untuk tidak mengirim pesan dengan huruf yang disingkat-singkat ya. Hindari mengirim pesan yang diawali dengan ‘P’ atau ‘PING’. Hal itu sangat membuat orang kesal dan merasa tidak dihormati loh!

  1. Utarakan langsung maksud mengirim pesan

Jangan hanya mengirim salam kemudian menunggu dosenmu menjawab. Langsung saja utarakan maksudmu mengirim pesan, apakah itu bertanya, mengkonfirmasi, izin atau hal lainnya.

Usahakan tidak memuat banyak bubble chat yang ditimbulkan karena kamu berulang kali mengirim pesan. Hal itu sangat mengganggu kenyamanan orang yang kamu kirimi pesan karena notifikasinya yang terus  berbunyi. Jangan lupa gunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung ya

  1. Jangan spam chat

Apabila dosen kamu belum menjawab dalam kurun waktu 10-30 menit, bersabarlah, hal itu wajar saja karena dosen kamu juga memiliki kesibukan di luar jam kerjanya.

Namun apabila itu sangat penting, coba kirim pesan sekali lagi untuk mengkonfirmasi jawabannya. Kamu juga bisa minta tolong temanmu yang lain untuk mengirim pesan dengan maksud yang sama.

Mana tau, pesanmu ternyata tidak terkirim atau tenggelam ‘kan? Jangan mengirim pesan berulang kali, karena kamu pun tidak tahu seperti apa kesibukannya, bisa-bisa nanti pesanmu berakhir hanya dibaca, atau malah kena omel Hati-hati ya.

  1. Tutup dengan Terima Kasih dan salam penutup.

Terakhir, saat setelah bertanya, kamu wajib mengucapkan terima kasih. Dan juga, ketika kamu telah mendapatkan jawaban atas maksud pesanmu, baik itu memuaskan atau tidak, tetap jawab dengan ‘Terima Kasih’ ya

Itulah beberapa etika berkirim pesan pada dosen yang sering kali banyak mahasiswa mengabaikannya. Untuk kamu yang masih menjadi ‘mahasiswa baru’, atau bahkan mahasiswa ‘lama’ yang masih sering abai soal mengirim pesan, jangan lupa lakukan 5 hal di atas saat mengirim pesan pada dosenmu ya

Saat kamu sudah biasa untuk menerapkan etika berkirim pesan pada dosen/ gurumu, kamu akan terbiasa untuk berkirim pesan dengan penuh etika pada siapapun, baik pada atasanmu di tempat kerja, kolegamu, bawahanmu, bahkan pada orang yang baru dikenal sekalipun.

Sumber

admin sanda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *